Tags

,


Oleh Danang Firmanto

Sarapan bareng temen-temen Gramedia Writing Project

Sarapan kini banyak ditinggalkan orang Indonesia. Umumnya bagi mereka yang memiliki aktivitas padat di pagi hari seperti sekolah, kuliah, dan bekerja. Pakar gizi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Hardinsyah menambahkan sekitar 40% anak-anak Indonesia tidak terbiasa sarapan. Padahal sarapan berfungsi salah satunya menjaga kesehatan jantung. Penelitian yang dilakukan tim School of Public Health, Harvard University, mengatakan bahwa tidak sarapan memberi ketegangan ekstra pada tubuh. Sebuah organisasi yayasan jantung di Inggris menyebutkan 27% orang yang tidak sarapan dimungkinkan mengalami masalah pada jantung.

.

Sarapan merupakan pilar dari gizi seimbang. Gizi seimbang dapat diartikan sebagai asupan makanan dan minuman yang memenuhi kebutuhan gizi seseorang. Kandungan nutrisi dalam makanan tersebut harus memiliki zat-zat yang dibutuhkan tubuh. Minimal terdapat korbohidrat, protein, lemak, zat besi, vitamin, dan mineral yang cukup. Berbagai kandungan zat tersebut mempunyai fungsi berbeda yang mendukung perkembangan fisik, kecerdasan, dan daya tahan tubuh seseorang.

.

Ternyata sarapan sangat berkaitan erat dengan kecerdasan seseorang. Sarapan dapat meningkatkan kecerdasan seseorang. Karbohidrat yang terkandung dalam makanan, berperan sebagai pemasok energi utama dan penyedia glukosa. Karbohidrat akan diubah menjadi glukosa dan diolah menjadi energi melalui proses pencernaan. Karbohidrat dapat meningkatkan glukosa dalam darah yang kemudian disalurkan ke otak. Jika nutrisi otak terpenuhi, kecerdasan pun meningkat.