(Oleh: Danang Firmanto)

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Teman-teman semua yang berbahagia,

Pertama-tama  marilah  kita  penjatkan  puji  dan  syukur  kehadirat  Allah SWT, karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat wal ‘afiat.

Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan beberapa hal mengenai bahaya merokok. Tetapi sebelumnya saya akan menyampaikan fakta yang terjadi di dunia bahwa sekitar 6 milliar penduduk dunia, sekitar 1,1 milliar adalah perokok. Hanya sekitar 300 juta jiwa (200 juta pria dan 100 juta wanita) adalah penduduk negara maju yang menjadi perokok.

Mayoritas perokok memang terdapat di negara berkembang termasuk Indonesia. Dari 800 juta perokok di negara berkembang, terdapat 700 juta pria perokok dan 100 juta wanita yang merokok. Di negara maju 41% pria perokok dan 21% wanita perokok. Sedangkan di negara berkembang 50% pria dan 8% wanita yang merokok. Bahkan ada yang lebih tragis lagi. Kata mendiang senator Robert Kennedy, setiap tahun rokok membunuh orang Amerika lebih banyak dari pada orang yang terbunuh dalam Perang Dunia I. Hal ini disebabkan karena rokok pada dasarnya adalah pabrik bahan kimia. Satu batang rokok bila dibakar akan mengeluarkan sekitar 4.000 bahan kimia seperti nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amonia, acrolein, acetilen, benzaldehyde, urethane,  benzene,  methanol,  coumarin,  4-ethyl-catechol,  ortocresol,  perylene, dan masih banyak lagi.

Teman-teman yang saya cintai,

Merokok itu sendiri akan menyebabkan berbagai penyakit diantaranya :

mempercepat penuaan, terhambatnya penyerapan oksigen oleh kulit, membuat sirkulasi oksigen di kulit terganggu, mengurangi pembentukan kolagen yang merupakan komponen utama pembentuk kulit, dan mengurangi kandungan air

di dalam kulit. Kulit menjadi kering, sehingga mempercepat timbulnya kerut pada kulit. Sedangkan asap rokok akan menyebabkan kanker paru-paru, kanker kulit, mempertebal kulit, serta mempercepat fregmentasi pada elastin (lapisan elastik yang membuat kulit bertahan sehat dan halus).

Pada umumnya hampir 90% perokok mulai merokok sejak usia sebelum 18 tahun. Hal itu terbukti karena sekarang ini banyak anak SMA umumnya laki- laki yang sudah mulai merokok. Biasanya mereka duduk di suatu tempat bersama teman-temannya sambil merokok. Kegiatan tersebut jelas tidak bermanfaat. Selain pemborosan  dari  segi  ekonomi  juga  dapat  membahayakan  kesehatan  tubuh mereka.

Oleh karena itu, mumpung kita masih muda janganlah waktu muda kita ini digunakan  untuk  hal-hal yang  negatif  seperti  merokok.  Karena  masih  banyak kegiatan positif yang bisa kita lakukan misalnya membentuk sebuah grup band bagi yang suka bermain musik, berolahraga, mengikuti bimbingan belajar, dan lain sebagainya. Dengan melakukan kegiatan yang positif, maka wawasan dan kemampuan yang kita miliki dapat bertambah.

Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat banyak kekurangan dalam penyampaian saya kali ini. Terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.