Oleh: Danang Firmanto

Graphic2Manajemen bisa dikatakan seni, karena didalamnya juga mempelajari perilaku seseorang dalam suatu organisasi. Sebagai salah satu bagian dari ilmu psikologis, manajemen perlu mempelajari cara mengatur, mengorganisasi orang lain agar sesuai dengan tujuan organisasi. Dalam dunia manajemen banyak sekali tantangan yang harus dihadapi khususnya bagi seorang manajer. Dari permasalahan awal seperti melakukan rekruitmen karyawan baru hingga menjaga hubungan baik, baik antar karyawan maupun manajer dengan karyawan dan sebaliknya.

Sekarang ini banyak bermunculan buku motivasi bagi seorang manajer dalam menghadapi tantangan di dunia manajemen. Tak jarang ada yang justru menjejali doktrin yang jauh dari kenyataan. Namun hal itu dipatahkan oleh salah seorang pengarang buku best seller bidang manajemen dan perilaku organisasi. Kejeniusan seorang Stephen P. Robbins, telah membuatnya sukses mengungkap 53 prinsip yang terbukti ampuh mengatasi setiap tantangan manajer. Dalam bukunya kali ini yang berjudul “The Truth about Managing People” ia menjelaskan tindakan yang harus dilakukan seorang manajer ketika menghadapi masalah.

Dalam tahapan pertama yaitu wawancara derngan calon karyawan baru, dalam buku tersebut dijelaskan manajer lebih baik mengungkapkan job preview yang jauh dari kenyataan. Mengungkapkan gambaran yang tidak menyenangkan bagi calon karyawan, akan membantu menentukan mana karyawan yang benar-benar bertekad untuk bekerja di perusahaan tersebut. Ketika calon karyawan tidak mempermasalahkan dan tetap ingin bekerja pada perusahaan tersebut, maka ia mempunyai jiwa ulet dan mau bekerja keras. Dan ketika ia menjadi karyawan, ia akan merasa nyaman karena fakta pekerjaan yang ia pilih tidak sesulit apa yang disampaikan manajer dalam wawancara sebelumnya.

Sebagai seorang manajer, menilai pengalaman kerja seseorang juga diperlukan. Ia menjelaskan “Hanya karena seorang calon mempunyai 10 tahun pengalaman kepemimpinan sebelumnya tidaklah menjamin bahwa pengalamannya akan tertransfer kepada situasi baru. Apa yang relevan ialah kualitas pengalaman sebelumnya dan relevansi pengalaman tersebut bagi situasi baru yang akan dihadapi oleh pemimpin tersebut” …(hal.79). Bahkan pada bagian tertentu semisal bagian keuangan, penilaian catatan kejahatan calon karyawan juga wajib dilakukan.

Banyak karyawan yang tidak termotivasi dan semangat bekerja dalam perusahaan. Kesalahan utama bukan terletak pada karyawan, tetapi manajer. Robbins menjelaskan perlunya penghargaan dari manajer terhadap karyawan. Jika manajer ingin karyawan termotivasi, perlu melakukan apa yang perlu untuk memperkuat hubungan kedua belah pihak.

Perdedaan bahasa menyebabkan buku terjemahan ini sedikit sulit dipahami. Pembaca tahu apa yang dimaksudkan penulis, namun tata bahasa yang digunakan sedikit membingungkan karena hanya membaca terjemahannya tidak membaca versi asli dalam bahasa Inggris. Akhir dari setiap topik bahasan kurang meyakinkan pembaca dari tiap-tiap prinsip sehingga terkesan open ending.

Terlepas dari itu, Robbins telah menunjukkan fakta-fakta di dunia nyata yang sering dialami manajer. Dari hal terkecil hingga permasalahan rumit ia sampaikan dengan gaya bahasa ilmiah. Buku ini telah mencakup sebagian besar permasalahan dalam dunia manajemen khususnya bagi para manajer. Menarik, karena secara rinci ia jelaskan permasalahan sekaligus solusi yang bisa diterima akal sehat. Setiap prinsip yang ia sampaikan, tidak terlalu berlarut-larut dibahas, sehingga tidak membosankan. Robbins menyampaikan dengan singkat sekaligus memberi rangkuman kecil di setiap topik. Membaca buku ini, akan semakin termotivasi untuk melakukan langkah-langkah menjaga teamwork dan kebersamaan di dunia kerja.